huta bakau dipesisir pantai Aceh

Klasifikasi Hutan Mangrove Berdasarkan Geomorfologi

Hutan mangrove adalah sekelompok tumbuhan yang hidup pada kondisi pasang surut pantai, namun hutan mangrove adalah sebutan umum yang menggambarkan suatu varietas tumbuhan yang dapat hidup diperairan air asin atau air payau.

Geomorfologi adalah cabang ilmu yang mempelajari tentang bentuk alam dan proses yang membentuknya, para ahli geomorfologi akan memetakan sebuah bentang alam untuk memahami asal usul pembentukanya, dinamika bentang alam dan sejarah.

Berdasarakan geomorfologi hutan mangrove dibagi dalam 6 klasifikasi berikut:

 

  1. Overwash mangrove forestMangrove merah merupakan jenis yang dominan di pulau ini yang sering dibanjiri dan dibilas oleh pasang, menghasilkan ekspor bahan organik dengan tingkat yang tinggi. Tinggi pohon maksimum adalah sekitar 7 meter.
  2. Fringe mangrove forestMangrove fringe ini ditemukan sepanjang terusan air, digambarkan sepanjang garis pantai yang tingginya lebih dari rata-rata pasang naik. Ketinggian mangrove maksimum adalah sekitar 10 meter.
  3. Riverine mangrove forestKelompok ini mungkin adalah hutan yang tinggi letaknya sepanjang daerah pasang surut sungai dan teluk, merupakan daerah pembilasan reguler. Ketiga jenis bakau, yaitu putih (Laguncularia racemosa), hitam (Avicennia germinans) dan mangrove merah (Rhizophora mangle) adalah terdapat di dalamnya. Tingginya rata- rata dapat mencapai 18-20 meter.
  4. Basin mangrove forestKelompok ini biasanya adalah jenis yang kerdil terletak di bagian dalam rawa Karena tekanan runoff terestrial yang menyebabkan terbentuknya cekungan atau terusan ke arah pantai. Bakau merah terdapat dimana ada pasang surut yang membilas tetapi ke arah yang lebih dekat pulau, mangrove putih dan hitam lebih mendominasi. Pohon dapat mencapai tinggi 15 meter.
  5. Hammock forestBiasanya serupa dengan tipe (4) di atas tetapi mereka ditemukan pada lokasi sedikit lebih tinggi dari area yang melingkupi. Semua jenis ada tetapi tingginya jarang lebih dari 5 meter.
  6. Scrub or dwarf forestJenis komunitas ini secara khas ditemukan di pinggiran yang rendah. Semua dari tiga jenis ditemukan tetapi jarang melebihi 1.5 m ( 4.9 kaki). Nutrient merupakan faktor pembatas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *